Salah Kaprah Tentang ‘Aki Kering’

aki kering

Meskipun namanya ‘aki kering’, faktanya aki kering yang banyak beredar di pasaran tetap membutuhkan perawatan dan cairan elektrolit. lho kok bisa?

Salah satu jenis aki yang banyak digunakan pemilik kendaraan adalah aki kering. Selain kualitasnya lebih bagus ketimbang aki basah, keunggulan lain dari aki kering karena relatif bebas perawatan. Pada artikel saya sebelumnya sebagaimana yang dimuat di laman Hipwee, dikatakan bahwa aki kering sangat cocok bagi anda yang tidak ingin repot-repot mengecek aki. Anggapan itu memang tidak sepenuhnya salah tetapi tidak bisa dibenarkan juga.

Salah Kaprah Tentang 'Aki Kering' 1
Sumber : Hipwee

Dalam perspektif orang awam, aki kering dianggap tidak memerlukan lagi perawatan karena statusnya yang maintenance free . Tanpa harus mengecek air aki secara berkala, aki ini dianggap lebih praktis dan efisien. Sehingga aki kering menjadi pilihan banyak orang meskipun harganya cenderung lebih mahal. Akan tetapi, perlu diketahui meskipun statusnya yang maintenance free dalam durasi waktu tertentu, aki kering tetap perlu diperhatikan kondisinya.

Lebih lanjut, paling tidak aki tersebut harus terjaga kebersihanya agar terhindar dari gejala korosi pada aki. Apalagi penggunaan kendaraan yang setiap hari tanpa disadari dapat mempengaruhi umur aki. Selain itu, aki kering yang banyak diproduksi di pasaran ternyata juga memerlukan cairan elektrolit? lho kok bisa? katanya aki kering?

Mengutip dari laman Zeus Battery, selama ini aki kering yang beredar di toko dan bengkel ternyata tidak sepenuhnya bebas dari cairan. Lebih tepatnya bisa dikatakan aki maintenance free (MF). Karena bahasa di pasar sudah terlanjur bahwa aki MF itu adalah aki kering. Maka penyebutan aki kering dinilai kurang tepat, sebab pada dasarnya semua aki untuk kendaraan bermotor itu basah alias berisi cairan. Istilah aki kering lebih cocok disematkan pada batu baterai (Contoh : aki VRLA untuk sepeda listrik, UPS dsb).

Oleh karenanya aki MF tetap memerlukan cairan elektrolit. Yang membedakan dengan aki basah ialah, pengisian cairan elektrolit pada aki MF hanya dilakukan sekali saja alias pada pengisian pertama saja. Sehingga Aki MF tidak memerlukan pengisian air secara berkala layaknya aki basah. Itu sebabnya mengapa aki ini dikatakan bebas perawatan.

Thanks for Reading

Enjoyed this post? Share it with your networks.

Leave a Feedback!