Novel Orang-Orang Biasa: Kisah Sahabat yang Tidak Biasa

baca buku orang-orang biasa

Apakah sobat nerd pernah menonton Laskar Pelangi? Yup, film tersebut diadaptasi dari salah satu novel karya Andrea Hirata yang pernah hits pada zamannya lho!

Tak hanya itu, novel-novel yang ditulis oleh Andrea Hirata sangat banyak. Salah satunya berjudul Orang-Orang Biasa, yang merupakan novel dengan genre kriminal.

Penasaran kisahnya? Yuk, simak ulasan berikut ini.

Judul buku: Orang-Orang Biasa
Penulis: Andrea Hirata
Penerbit: Bentang Pustaka
Edisi: Cet. 1, Maret 2019
ISBN: 978-602-291-524-9
Halaman: 262 halaman

Sinopsis Novel “Orang-Orang Biasa”

Novel ini menceritakan mengenai rencana perampokan di Kota Belantik.

Kota Belantik terkenal akan masyarakatnya yang ramah dan sopan meskipun pendidikannya tidak tinggi, sehingga Kota Belantik dapat dikatakan sebagai kota naif.

Namun, julukan naif itu hilang karena adanya kasus perampokan yang terjadi saat pawai kemerdekaan yang dilakukan oleh sekelompok sahabat.

Mereka rela melakukan aksi tersebut demi seorang anak salah satu dari mereka yang diterima di Fakultas Kedokteran di salah satu universitas ternama, yaitu Aini, anak sulung Mardinah binti Marikah alias Dinah.

Adapun sekelompok sahabat tersebut terdiri dari Junilah, Salud, Dinah, Nihe, Handai, Sobri, Rusip, Honorun, Tohirin, serta Debut. Total mereka ada bersepuluh.

Novel Orang-Orang Biasa: Kisah Sahabat yang Tidak Biasa 1
Baca Novel Orang-Orang Biasa

Persahabatan mereka diawali saat masa SMA yang mana mereka adalah siswa-siswi yang termasuk kurang pintar sehingga harus ditempatkan pada barisan paling belakang.

Bahkan, diantara mereka ada yang tak sampai lulus SMA karena tidak naik kelas berkali-kali. Hingga, beberapa dari kelompok mereka pernah dirundung dari duo Baron dan trio Bastardin.

Beranjak dewasa, mereka masih tetap kompak menjaga persahabatan yang telah dibangun, walau nasib bisa dikatakan berbeda, tapi tetap dengan kondisi yang sama nan sederhana.

Beralih ke rencana perampokan yang akan dilakukan. Rencana tersebut dicetuskan oleh Debut, kemudian diikuti teman-temannya meskipun awalnya dalam hati merasa ragu.

Debut merupakan seorang yang idealis. Ia memimpin rencana perampokan tersebut dibantu Handai yang memiliki cita-cita menjadi motivator.

Mereka dibagi menjadi dua tim dan memakai kendaraan berbeda. Tim 1 gagal melakukan perampokan, sementara tim 2 berhasil merampok di Toko Batu Mulia dan berhasil mendapatkan uang yang besarnya sekitar 18 miliar.

Namun, aksi itu justru menguak fakta yang baru bahwa Toko Batu Mulia adalah tempat penampungan uang-uang korupsi, sehingga pihak berwajib berhasil mengamankan para tersangkanya yang tidak lain adalah trio Bastardin.

Di tempat lain, Kwartet Mul pun berhasil ditangkap saat lakukan aksi. Di akhir cerita, Aini anak dari Dinah bisa melanjutkan pendidikan kedokterannya dengan biaya yang didapatkan secara halal.

Review Novel “Orang-Orang Biasa”

orang-orang biasa
Novel Orang-Orang Biasa

Novel Orang-Orang Biasa mengisahkan rencana perampokan yang dilakukan oleh 10 orang sahabat demi mencari uang yang digunakan untuk melanjutkan sekolah pendidikan kedokteran Aini, anak Dinah.

Tindakan tersebut memang tak dapat dibenarkan ya nerd, tetapi hal ini merupakan gambaran realita orang tua yang giat untuk bekerja keras supaya anaknya bisa menggapai cita-cita yang diimpikan. Serta pastinya dengan cara yang baik pula.

Seperti pada cerita yang digambarkan bahwa meskipun mereka mempunyai kesempatan untuk mendapatkan uang yang banyak hanya dalam waktu yang singkat, malahan justru mereka lebih memilih untuk mendapatkan uang dengan jalan kebenaran.

Artinya cerita dari novel ini secara tersirat mengajarkan kejujuran dalam bekerja serta bertanggung jawab.

Selain itu, novel ini pun memperlihatkan sebuah realita bahwa di balik kehidupan masyarakat yang bisa dikatakan sederhana, sebenarnya mereka sudah melakukan kerja keras untuk bisa menggapai kehidupan lebih layak, baik, dan sejahtera.

Oleh sebab itu, mengingat kehidupan mereka yang terkesan tidak ada perubahan ekonomi dari dulu, sebagai manusia kita tak bisa berikan statement jika mereka orang yang malas sehingga kondisi ekonomi masih saja sama.

Ini juga menjadi sentilan bagi dunia pendidikan di Indonesia, bawasannya kejeniusan seseorang tidaklah cukup. Dibutuhkan juga uang yang cukup untuk meraih pendidikan yang tinggi.

Buku novel Orang-Orang Biasa dikemas dengan bahasa yang sederhana serta mudah dimengerti. Pembaca diajak untuk menyelami kisah didalam novel, sesekali menceritakan tentang masa lalu dan pergantian tiap sudut pandang sehingga bisa mengalirkan cerita dengan baik.

Tidak hanya menarik, novel ini pun menarik dan cocok untuk semua kalangan, terutama untuk pembaca yang merupakan pecinta karya penulis Andrea Hirata.

Novel Orang-Orang Biasa: Kisah Sahabat yang Tidak Biasa 2

Author: Haikal Luthfi

Writer Wannabe

Thanks for Reading

Enjoyed this post? Share it with your networks.

Leave a Feedback!